Skip to main content
x
OJK Provinsi Bengkulu Menilai Kondisi Industri Jasa Keuangan (IJK) Di Provinsi Bengkulu Meningkat. Foto : Erin Andani

OJK Provinsi Bengkulu Menilai Kondisi Industri Jasa Keuangan (IJK) Di Provinsi Bengkulu Meningkat

Siberzone.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bengkulu menilai kondisi Industri Jasa Keuangan (IJK), jumlah investor saham di Provinsi Bengkulu menalami peningkatan guna mendukung pertumbuhan perekonomian daerah, Senin (15/04/2024).

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bengkulu Tito Adji Siswantoro, mengatakan, pada Januari 2024, jumlah investor saham di Provinsi Bengkulu mencapai angka sebanyak 27.119 Single Investor Identification (SID) atau tumbuh 20,74 persen yoy dibandingkan bulan Desember 2023 sebanyak 26.689 SID dan 22.147 SID di Desember 2022.

"Begitupun dengan jumlah investor Reksa Dana dan Surat Berharga Negara (SBN) juga mengalami peningkatan yang signifikan, yakni masing-masing tumbuh sebesar 18,52 persen yoy dan 21,04 persen yoy," ucapnya.

Nilai kepemilikan saham di Provinsi Bengkulu posisi Januari 2024 mencapai Rp287,94 miliar atau tumbuh 29,51 persen yoy dibandingkan Januari 2023 yang berada pada posisi Rp 222,32 miliar.

"Sedangkan untuk nilai transaksi saham pada Januari 2024 mencapai angka sebesar Rp 231,47 miliar atau naik sebesar 29,82 persen yoy dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp 178,30 miliar," lanjutnya.

Industri jasa keuangan tersebut salah satunya pada sektor pasar modal yang menunjukkan tren positif dan mengalami pertumbuhan yang signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

"Jumlah investor pasar modal wilayah Provinsi Bengkulu di awal tahun 2024 masih menunjukkan pertumbuhan yang mencapai dua digit secara tahunan (yoy)," pungkasnya.

Reporter : Monica Anggraini

Editor : Nur Leli