Peringati Harganas Tingkat Provinsi Ke-31 Tahun 2024, Upaya Pemprov Bengkulu Cegah Stunting
Sibezone.id - Pemerintah Provinsi Bengkulu terus berupaya dalam pencegahan stanting melalui kegiatan Peringati Hari Keluarga Nasional (Harganas) Tingkat Provinsi Bengkulu Ke-31 tahun 2024 yang diselenggarakn oleh Kantor Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu, Senin (12/08/24).

Dalam kesempatan ini, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu Zamhari, SH., M.H., mengatakan,berdasarkan UU nomor 52 tahun 2009 tentang perkembangan kependudukan dan pembangunan keluarga kemudian Keputusan Presiden RI nomor 39 tahun 2014 tentang Hari Keluarga Nasional. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mmeningkatkan peran stakeholder tokoh masyarakat dan keluarga dalam pembangunan keluarga.
"Dengan tujuan meningkatkan kinerja pengelola dan petugas program bangga kencana dalam meningkatkan program bangga kencana. Kemudian meningkatkan kepedulian keluarga Indonesia khususnya di Provinsi Bengkulu dalam pencegahan stunting," ucapnya.
Melalui momentum ini mari kita perkuat komitmen untuk membangun keluarga yang harmonis sehat dan sejahtera.
Untuk pencapaian pencegahan stunting di Provinsi Bengkulu, secara nasional angka stunting tidak membahagiakan. Sebelumnya dibulan Juli kita sedang melakukan penimbangan pengukuran serentak untuk mengkoreksi angka stunting di tahun 2023. Jadi kita masih menunggu dari pusat koreksi angka stunting tahun 2023 ini.
"Karena di Provinsi Bengkulu sudah melakukan pengukuran dan penimbangan ukuran balita itu sudah diangka 99,18 persen. Sehingga dengan angka ini hampir seluruh balita di Bengkulu sudah terukur. Ini indikator pengukuran stunting dan saat ini kita sedang menunggu angka stunting ditingkat nasional. Jadi ini sudah bisa menjadi angka acuan untuk koreksi angka stunting di Provinsi Bengkulu dan secara nasional juga diatas angka 90 persen. Ini juga akan menjadi acuan berarti seluruh Indonesia ada koreksi angka stunting di tahun 2024 ini sebagai masa akhir program RPJMN tingkat pertama ini," jelas Zamhari.
Sementara itu, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu Drs. Khairil Anwar, M.Si., menyampaikan, sebagai langkah untuk pencegahan stunting, kita sudah membentuk tim percepatan penurunan stunting di Provinsi. Ini sudah kita libatkan seluruh stakeholder yang ada dimasyarakat.

"Lebih awalnya pangkalnya untuk pencegahan stunting ini berawal dari keluarga merupakan satuan terkecil dinegara kita. Bagaimana kita membangun keluarga ini menjadi suatu ketahanan keluarga yang tangguh," ucapnya.
Ketika keluarga ini punya ketahanan yang tangguh maka semua permasalahan yang terkait dengan stunting bisa terhindarkan.
"Sekali lagi peran dari pemerintah Provinsi Bengkulu melalui koordinasi mari sama-sama untuk pencegahan stunting. Kita dari sisi indeks pembangunan keluarnya sudah rata-rata diatas nilai nasional. Tapi tantangan terbesar kita adalah stunting. Oleh karena itu melalui tim koordinasi kita bekerjasama terus dengan melibatkan seluruh stakeholder terkait," pungkas Khairil.
Reporter : Muldianto
Editor : Nur leli
- 250015 views