Skip to main content
x
Kepala Dinas ESDM Provinsi Bengkulu, Donni Swabuana. Foto : Erin Andani

Proges Perbaikan Pipa Pertamina Akibat Insiden Tongkang Ditargetkan Tuntas

Siberzone.id - Pertamina Bengkulu targetkan proses perbaikan pipa bocor akibat ditabrak tongkang diperkirakan tuntas. Serta melakukan langkah-langkah perbaikan dan pemeliharaan terhadap fasilitas perpipaan distribusi di Depo BBM Pulau Baai Bengkulu, Sabtu (08/06/24).

Kepala Dinas ESDM Provinsi Bengkulu, Donni Swabuana mengatakan dari hasil rapat koordinasi yang dipimpin langsung Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah beberapa waktu lalu untuk proses perbaikan ini ditargetkan tuntas kisaran tanggal 12 Juni 2024.

"Dari hasil koordinasi terakhirnya dengan Tim Teknis Pertamina Bengkulu yang bertanggungjawab untuk proses maintenance pipa alir tersebut, menyebutkan bahwa dari tiga pipa submarine (pipa alir BBM) yakni pipa untuk avtur (BBM Pesawat) dinyatakan sudah solid. Insya Allah ini secepatnya, mereka mentargetkan tanggal 12. Mudah-mudahan dibawah itu," ucapnya.

Tinggal lagi pipa untuk gasoline (pertalite dan pertamax) dan pipa untuk bio solar dan dexlite.

“Mereka menyampaikan kalau memang bocor di pipa gasoline, pipa avtur bisa digunakan untuk gasoline. Tapi memang harus dilakukan rangkaian proses safety yang memakan waktu karena harus dibersihkan, karena ini kan karakter BBM berbeda," jelasnya.

Sementara itu, disampaikan Senior Communication Pertamina Petra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan Haris Yanuanzah, sejak insiden tongkang pada Minggu lalu, tim penyelaman juga sudah diturunkan untuk melakukan pemeriksaan lanjutan secara visual terhadap dugaan pipa yang mengalami kebocoran, dan dengan serangkaian tes untuk mengidentifikasi tingkat kerusakan serta langkah mitigasi melokalisir area sekitar agar tidak berdampak lebih luas.

“Saat ini memang kita lagi maintenance (pemeliharaan/perbaikan), karena kita memitigasi agar tidak berdampak lebih luas. Pada prinsipnya progressnya berjalan. Krusialnya itu pada saat ada tongkang itu aja,” ucapnya.

Untuk sekarang menurutnya langkah normalisasi fasilitas perpipaan terus dilakukan pihak Pertamina Bengkulu dengan tes-tes lanjutan diantaranya pneumatik (teknologi menggunakan udara bertekanan), untuk melihat kondisi keandalan (handal) perpipaan. Dari rangkaian tes yang sudah dilakukan sampai saat ini, dikatakannya hasilnya dinilai positif namun masih akan dilakukan pengujian lanjutan dalam rentang waktu beberapa hari kedepan.

“Saat ini progress-nya (perkembangannya) sudah dilakukan tes pneumatik untuk memastikan keandalan di pipa kami. Selain itu pihaknya juga melakukan pemantauan gelembung saat tes penumatik, dan hasilnya juga positif," jelasnya.

Reporter : Erin Andani

Editor :