Skip to main content
x
Rupiah Berpeluang Lanjutkan Penguatan Akibat Tekanan Dolar Melemah. Foto : Monica Anggraini

Rupiah Berpeluang Lanjutkan Penguatan Akibat Tekanan Dolar Melemah

Siberzone.id - Nilai tukar rupiah berpeluang melanjutkan penguatan, akibat tekanan dari indeks dolar Amerika Serikat (AS) menurun. Rupiah telah naik 0,40 persen atau 63 poin ke posisi Rp15.871 per dolar AS, Kamis pekan ini.

"Posisi Indeks dolar AS pagi ini menurun lagi menjadi 105,93. Indeksnya lebih rendah dari posisi pagi kemarin di 106,20," kata Analis Pasar Uang, Ariston Tjendra, Jumat (29/11/2024).

pelemahan indeks dolar mungkin terjadi karena meningkatnya peluang pemangkasan suku bunga acuan AS di Desember. Survei CME mencatat, peluangnya menjadi sekitar 70 persen dari sebelumnya 59 persen.

"Kenaikan peluang ini terjadi setelah data inflasi AS PCE Price Index menunjukkan tingkat inflasi yang stabil. Angkanya di bawah 2,5 persen, sehingga pasar memperkirakan inflasi masih berpeluang turun lagi," ujar Ariston.

PCE Price Index adalah salah satu indikator kunci yang digunakan untuk mengukur tingkat konsumsi di suatu negara. Data ini dirilis setiap bulan Bureau of Economic Analysis (BEA) AS, sebagai salah satu indikator tingkat inflasi.

Market di AS pada Kamis kemarin libur perayaan Thanksgiving hingga akhir pekan ini. Hal ini juga membantu memberikan tekanan ke dolar, sementara belum ada data ekonomi baru dari AS.

 

Reporter : Monica Anggraini

Editor Nur Leli