Seusai Lebaran, Pembangunan Fisik SPAM Regional Kobema Akan Dikerjakan
Siberzone.id - Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Bengkulu, Tejo Suroso menjelaskan jika seusai Idul Fitri 1445 Hijriah pembangunan fisik Sistem Penyedian Air Minun (SPAM) Regional Kobema khususnya pusat cadangan air dan Jaringan Distribusi Induk (JDU) akan dikerjakan.
Diketahui pembangunan fisik SPAM Regional Kobema ini di Kota Bengkulu, Kabupaten Seluma dan Kabupaten Bengkulu Tengah.
"Pemerintah mengalami kendala dalam proses pemgurusan bangunan liar, sebab tanah itu aset Pemerintah Provinsi Bengkulu dan kita punya surat-suratnya, sementara pemilik bangunan juga mengaku mereka punya dokumen terhadap tanah, seusai leberan nanti sertifikat akan keluar," kata Tejo saat diwawancarai, Sabtu (13/04/2024).
Tejo menyebutkan setelah sertifikat lahan terbit, pihaknga akan melakukan pembongkaran bangunan sesuai dengan ketentuan Pemerintah Pusat untuk pembangunan SPAM Kobema yang juga menjadi Proyek Strategis Nasional (PSN).
"Fisiknya sudah dikerjalan, tinggal penggusuran dipembangunan reservoir dan JDU yang saat ini belum dilakukan dan tinggal menunggu surat resmi dari BPN keluar untuk sertifikat atas nama pemerintah Provinsi Bengkulu lalu pembongkaran langsung kita lakukan," demikian Tejo.Seusai Lebaran, Pembangunan Fisik SPAM Regional Kobema Akan Dikerjakan"
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Bengkulu, Tejo Suroso menjelaskan jika seusai Idul Fitri 1445 Hijriah pembangunan fisik Sistem Penyedian Air Minun (SPAM) Regional Kobema khususnya pusat cadangan air dan Jaringan Distribusi Induk (JDU) akan dikerjakan.
Diketahui pembangunan fisik SPAM Regional Kobema ini di Kota Bengkulu, Kabupaten Seluma dan Kabupaten Bengkulu Tengah.
"Pemerintah mengalami kendala dalam proses pemgurusan bangunan liar, sebab tanah itu aset Pemerintah Provinsi Bengkulu dan kita punya surat-suratnya, sementara pemilik bangunan juga mengaku mereka punya dokumen terhadap tanah, seusai leberan nanti sertifikat akan keluar," kata Tejo saat diwawancarai, Sabtu (13/04/2024).
Tejo menyebutkan setelah sertifikat lahan terbit, pihaknga akan melakukan pembongkaran bangunan sesuai dengan ketentuan Pemerintah Pusat untuk pembangunan SPAM Kobema yang juga menjadi Proyek Strategis Nasional (PSN).
"Fisiknya sudah dikerjalan, tinggal penggusuran dipembangunan reservoir dan JDU yang saat ini belum dilakukan dan tinggal menunggu surat resmi dari BPN keluar untuk sertifikat atas nama pemerintah Provinsi Bengkulu lalu pembongkaran langsung kita lakukan," demikian Tejo.
Reporter : Erin Andani
Editor : Nur leli
- 250049 views