Skip to main content
x
Ketua Tim Kerja Seksi Pupuk dan Alsintan, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Provinsi Bengkulu, Destriana, STP. M.Ling., saat diwawancarai, Sabtu (24/08/2024). Foto : Monica Anggraini

Hingga Juli 2024, Berikut Rincian Realisasi Pupuk Subsidi di Provinsi Bengkulu

Siberzone.id - Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Provinsi Bengkulu mencatat realisasi penyaluran pupuk bersubsidi berjenis Urea di bulan Juli 2024 mencapai 10.876,709 ton atau 41,38 persen dari total alokasi pupuk sebanyak 26.286 ton.

Sementara untuk pupuk jenis NPK terealisasikan sebanyak 16,479,458 ton atau 43,95 persen dari total alokasi pupuk jenis ini sebanyak 37.496 ton.

"Sedangkan pupuk jenis NPK Formula Khusus itu ada alokasi sebanyak 11 ton dan belum terealisasi sampai saat ini," kata Ketua Tim Kerja Seksi Pupuk dan Alsintan, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Provinsi Bengkulu, Destriana, STP. M.Ling., saat diwawancarai, Sabtu (24/08/2024).

Dikatakan Destrina, jika pupuk subsidi NPK Formula khusus ini untuk tanaman kakau, sehingga hingga Juli 2024 belum ada yang melakukan tembusan terhadap pupuk tersebut.

"Untuk tanaman kakau ini, kalo RDKK nya hanya ada di Kota Bengkulu dan tidak ada di Kabupaten mana pun. Jadi hingga sekarang belum ada yang melakukan tembusan pupuk NPK khusus ini," ucapnya.

Sementara itu, realisasi penyaluran pupuk di setiap kabupaten/kota, rinciannya sebagai berikut:

Kabupaten Bengkulu Selatan telah tersalurkan 3.124,520 ton pupuk Urea atau 48,20 persen dari alokasi 6.482 ton dan 3.936,233 ton pupuk NPK atau terealisasi 50,67 persen dari alokasi 7.769 ton.

Dilajutkan Rejang Lebong terealisasikan 27,92 persen pupuk Urea atau 521,524 ton dari alokasi 1.868 ton dan untuk pupuk NPK sebanyak 33,92 persen atau 1.752,899 ton dari alokasi 5.167 ton.

Lalu, Bengkulu Utara sebanyak 34,53 persen pupuk Urea atau 598,400 ton dari alokasi 1.733 ton dan sebanyak 41,12 persen atau 878,200 ton untuk pupuk NPK dari alokasi 2.136 ton.

Kemudian, Kabupaten Kaur untuk pupuk Urea sebesar 47,60 persen atau 3.853,845 ton dari alokasi 8.096 ton dan pupuk NPK sebesar 49,23 persen atau 5.802,757 ton dari alokasi 11.786 ton.

Kabupaten Seluma sebesar 54,10 persen atau 1.039,313 ton pupuk Urea dari alokasi 1.921 ton dan NPK sebesar 51,33 persen atau 1.308,983 ton dari alokasi 2.550 ton.

Kabupaten Mukomuko sebesar 45,58 persen atau 752,148 ton pupuk Urea dari alokasi 1.650 ton dan pupuk NPK sebesar 53,11 persen atau 775,900 ton dari alokasi 1.461 ton, dan Kabupaten Lebong sebesar 8,53 persen atau 227,572 ton pupuk Urea dan pupuk NPK sebesar 22,69 persen atau 773,420 ton dari alokasi 3.408 ton.

Kabupaten Kepahiang sebesar 41,11 persen atau 443,937 ton dari alokasi 1.080 ton pupuk Urea dan untuk pupuk NPK tersalur  sebesar 37,53 persen atau 617,324 Ton dari alokasi 1.645 ton.

Kabupaten Bengkulu tengah dengan penyaluran pupuk Urea sebesar 34,40 persen atau 195,050 ton dari alokasi 567 ton dan pupuk NPK sebesar 34,80 persen atau 435,000 ton dari alokasi 1.250 ton.

Terakhir, Kota Bengkulu yang telah menyalurkan pupuk Urea sebesar 54,73 persen atau 120,400 ton dari alokasi 220 ton, dan pupuk NPK sebesar 61,34 persen atau 198,742 ton dari alokasi 324 ton dan pupuk formula khusus sebanyak 11 ton yang belum ada direalisasikan.

Reporter : Monica Anggraini 

Editor : Nur leli