Skip to main content
x
harga cabai merah di Pasar Panorama Bengkulu masih terbilang stabil, namun tergantung kriteria cabainya, Jum'at (19/07/24). Foto : Erin Andani

Harga Cabai Di Pasar Panorama Bengkulu Stabil, Tergantung Kriteria Cabainya

Siberzone.id - Sejak beberapa hari terakir harga cabai merah di Pasar Panorama Bengkulu masih terbilang stabil, namun tergantung kriteria cabainya, Jum'at (19/07/24).

Hal ini disampaikan salah seorang pedagang Cabai di Pasar Panorama Bengkulu  Siti (51), sejak beberapa hari terakhir harga cabai merah masih stabil harganya, tapi harus berdasarkan kriteria cabainya.

"Dengan kriteria jika cabai itu sudah beberapa hari musuk untuk harga cabai merah yang sekarang kami jual Rp 40 ribu perkilo gram, namun berbeda harganya lebih mahal sedikit jika cabai itu baru masuk dari pasokan kami jual dengan harga Rp 48 ribu per kilogram," ucapnya.

Stabilnya harga cabai merah ini dipengaruhi faktor cuaca boleh dibilang bersahabat, dan stok cabai merah dipasaran juga juga mencukupi sedangkan minat masyarat akan cabai ini lumayan banyak.

"Alhamdulillah harga cabai sekarang sudah normal, namun kami berharap harga cabai ini lebih turun lagi, dan pembeli lebih banyak sehingga menambah omset penjualan," jelasnya.

Sementra itu, komoditas lainya seperti buncis, labu juga stabil harganya. Kami jual dengan harga Rp 10 ribu per kilogram.

"Dengan stabilnya sejumlah komuditas ini seperti buncis, labu, cabai setan dan cabai hijau ini. Dikarenakan stok dipasaran mencukupi dan kami berharap dengan stabilnya harga ini minat masyarakat akan membeli meningkat sehingga dapat menambah omset penjualan," tutupnya.

Sementara itu, salah seorang pembeli cabai Fitri (30), meyebutkan,  harga cabai sekarang masih boleh dikatakan normal dengan harga Rp 40 ribu per kilo gram.

"Dengan harga cabai merah Rp 40 ribu sekarang, saya kira cukup normal karena pernah mencapai Rp 80 ribu perkilo gram bahkan mencapai Rp 100 ribu perkilo gram. Untuk itu, dibandingkan dengan harga cabai sekarang lumayan murah," jelasnya.

Reporter : Erin Andani

Editor : Nur leli