Skip to main content
x
Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Curup melakukan rehabilitasi sosial sebanyak 40 orang Warga Binaan Permasyarakatan (WBP) dengan melibatkan Yayasan Dwin Fondation sebagai tim rehab, Jum'at (26/04/24). Foto : Monica Anggraini

Program Rutin Lapas Curup Lakukan Rehabilitasi Sosial Terhadap 40 WBP

Siberzone.id - Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Curup melakukan rehabilitasi sosial sebanyak 40 orang Warga Binaan Permasyarakatan (WBP) dengan melibatkan Yayasan Dwin Fondation sebagai tim rehab, Jum'at (26/04/24).

Menurut Kasi Binadik Lapas Kelas IIA Curup, Iskandar Muda, mengatakan, bahwa dari 712 narapidana yang ada di Lapas Kelas IIA Curup, sebanyak 290 orang merupakan napi kasus narkotika dan obat-obatan terlarang. Dari jumlah tersebut, tahun 2024 sebanyak 40 napi yang mengikuti program rehabilitasi sosial ini.

"Ini merupakan program rutin yang dilakukan Lapas Kelas IIA Curup, dimana setiap tahunnya para napi narkoba wajib menjalani masa rehabilitasi sosial. Maka di tahun ini Lapas Curup melakukan rehabilitasi narapidana narkotika sebanyak 40 orang," ucapnya.

Rehabilitasi sosial ini merupakan proses pemulihan secara terpadu, baik fisik, mental maupun sosial, dan pengembangan bagi mantan pengguna narkoba, agar dapat kembali melaksanakan fungsi sosial dalam kehidupan bermasyarakat.

“Dalam kegiatan rehabilitasi sosial selama 6 bulan ini, para WBP akan mengikuti berbagai kegiatan pemulihan, seperti konseling, terapi kelompok, dan bimbingan spiritual atau keagamaan. Dalam kegiatan konseling, WBP narkoba ini diharapkan untuk dapat mengenali masalah atau tindakan apa yang memicu pemakaian narkoba,” pungkas Iskandar.

Sementara itu, Ketua Yayasan Dwin Foundation, Afriansyah, menjelaskan, bahwa tingkat keberhasilan dari proses rehabilitasi tersebut hanya 60 persen. Faktor paling penting bagi seorang pecandu narkoba untuk bisa terbebas dari kecanduan adalah tekad yang kuat dari diri sendiri untuk sembuh dan terbebas dari narkoba. Selain itu dukungan dari keluarga dan orang-orang terdekat juga memiliki peranan penting bagi para pecandu narkoba untuk bisa pulih total.

“Jadi tidak bisa hanya mengandalkan proses rehabilitasi saja untuk bisa terbebas dari pengaruh narkoba. Meski sudah direhab namun tidak ada keinginan dari diri sendiri dan dukungan keluarga, maka hasilnya juga tidak akan maksimal. Hal inilah yang banyak membuat para pecandu narkoba meski sudah direhab, masih kembali mengkonsumsi narkoba,” terangnya.

Reporter : Monica Anggraini

Editor : Nur leli