Skip to main content
x

Terima Penghargaan dari Kemenkes RI, Walikota Bengkulu Abaikan KPK

Keterangan gambar : Walikota Bengkulu Helmi Hasan Menerima Langsung Penghargaan Pencapaian Pemusnahan Penyakit Frambusia Dari Kementerian Kesehatan Rabu, 7 April 2021 di Jakarta.

 

Siberzone.id, Bengkulu - Wakil Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi ditinggal sendirian pada saat Penandatanganan Komitmen Implementasi Pencegahan Korupsi bersama Komisi Pemberantasan Korupsi di Balai Raya, Selasa 7 April 2021.

Wakil Walikota Bengkulu mewakili Walikota Bengkulu Helmi Hasan menghadiri rapat koordinasi pencegahan Korupsi terintegrasi Pemerintah Daerah dan DPRD se - Provinsi Bengkulu, karena Walikota berhalangan hadir untuk menerima penghargaan dari Kemenkes di Jakarta. 

Sementara, penandatanganan komitmen implementasi pencegahan korupsi bersama komisi pemberantasan korupsi ini dihadiri oleh 9 Bupati dan seluruh Ketua DPRD, dan disaksikan oleh APH (Aparat Penegak Hukum).

Seperti biasa prosesi seremonial berjalan normal hingga pada saat penandatanganan komitmen di spanduk pembawa acara memanggil satu persatu kepala daerah untuk maju ke depan secara bergantian, hingga acara Penandatanganan selesai, hanya Pemerintah Kota Bengkulu sendiri yang tidak dipanggil.

Wakil Walikota Bengkulu sempat bingung dan kecewa ditinggal sendirian, disaat para undangan sudah mulai meninggalkan ruangan secara bergantian Wakil Walikota masih bertahan di ruangan.

Wakil Walikota pun sempat protes dan akhirnya dipanggil untuk memberikan paraf di spanduk komitmen, setelah itu Wakil Walikota pun meninggalkan balai raya semarak.

Saat dilakukan konfirmasi melalui pesan WhatsApp kepada Wakil Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi, ternyata pesan tidak terkirim karena ternyata nomor wartawan media ini sudah di blokir. (S1000)